Kata sifat bisa berdiri langsung di depan kata benda yang diterangkannya. Dalam hal ini, akhiran kata sifat tersebut berubah dan disesuaikan dengan kata benda yang mengikutinya. Perubahan kata sifat ini disebut deklinasi kata sifat. Ada tiga jenis deklinasi kata sifat. Jenis deklinasi yang digunakan tergantung dari artikel yang ada di depan kata benda tersebut: artikel tak tentu, artikel tertentu, atau tanpa artikel.
Deklinasi Kata Sifat Setelah Artikel Tertentu
Inge schenkt Nico ein gestreiftes Hemd. – Nico findet das gestreifte Hemd nicht so schön.
Jika artikel tak tentu terketak di depan kata benda, maka kata sifat (dalam kasus nominatif dan akusatif) menggunakan akhiran dari artikel tertentu.
Namun, jika artikel tertentu terletak di depan kata benda, maka kata sifat hanya mendapatkan akhiran -e atau -en.
maskulin:
der schicke Pullover (nominatif)
den schicken Pullover (akusatif)
feminin:
die schicke Hose (nominatif dan akusatif)
netral:
das schicke Hemd (nominatif dan akusatif)
jamak:
die schicken Schuhe (nominatif dan akusatif)
Dalam kasus akusatif, kata sifat yang terletak di depan kata benda bersifat maskulin mendapatkan akhiran -en.
Kata sifat yang terletak di depan kata benda dalam bentuk jamak juga mendapatkan akhiran -en.
Deklinasi Kata Sifat Setelah Artikel Kepemilikan atau Artikel Negatif
Untuk kata benda dengan artikel kepemilikan (contohnya mein, dein, sein, …) atau artikel negatif (kein) berlaku ketentuan berikut:
- Dalam bentuk tunggal, deklinasi kata sifat mengikuti pola artikel tak tentu.
- Dalam bentuk jamak, deklinasi kata sifat mengikuti pola artikel tertentu.
maskulin:
kein schicker Pullover (nominatif)
keinen schicken Pullover (akusatif)
feminin:
keine schicke Hose (nominatif dan akusatif)
netral:
kein schickes Hemd (nominatif dan akusatif)
jamak:
keine schicken Schuhe (nominatif dan akusatif)
|
Istilah tata bahasa dalam bahasa Jerman: der bestimmte Artikel: Artikel der, die, das adalah artikel tertentu. der unbestimmte Artikel: Artikel ein, eine adalah artikel tak tentu. |